Lima Garis MKGR

Setiap Gerak dan Langkah organisasi anggota MKGR harus berdasarkan kesadaran. Dalam organisasi MKGR tidak ada paksaan, tekanan dan ancaman. Semua pelaksanaan program organisasi dan tindakan anggotanya semata-mata karena kesadaran akan hak, kewajiban, tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dengan kesadaran itu anggota MKGR rela melaksanakan sesuatu yang berguna tanpa mempertanyakan untung rugi secara pribadi, tetapi semata-mata mempersembahkan Karya Nyata, amal saleh untuk kebahagiaan bersama.

Setiap tindakan yang diambil oleh organisasi maupun anggotanya harus selalu ditujukan dan atas dasar persatuan dan kesatuan. Ini berarti pula bahwa segala pelaksanaan program maupun perbuatan anggota tidak boleh berakibat timbulnya perpecahan baik dalam lingkungan organisasi sendiri maupun di kalangan masyarakat luas.

Dalam memikirkan dan mengambil tindakan untuk dan atas nama organisasi MKGR, para pimpinan dan/atau anggota harus senantiasa berkomunikasi atau dengan kata lain agar jangan sampai terputus hubungan lahiriah dan batiniah.

Apapun yang hendak dilakukan dan tidak dilakukan oleh MKGR sebagai organisasi maupun anggota selaku pribadi harus senantiasa menuju dan membawa manfaat bagi rakyat. Jika ada masalah yang bertentangan, maka yang dipilih MKGR adalah masalah yang menguntungkan dan memenangkan kepentingan rakyat dengan memohon rahmat dan berkat dari Tuhan Yang Maha Esa.

Semua gerak dan langkah MKGR harus mempunyai arti dan peranan untuk memperkokoh Ketahan Nasional yang tumbuhnya kekuatan masyarakat dan Bangsa Indonesia dalam segala bidang sehingga segala macam rongrongan dari dalam maupun dari wilayah Negara Indonesia dapat ditanggulangi. Dengan demikian MKGR merupakan suatu kekuatan efektif bangsa dalam mencapai cita-cita mewujudkan masyarakat adil makmur berdasarkan Pancasila.